Politik luar negeri adalah strategi dan
taktik yang digunakan oleh suatu negara dalam hubungannya dengan negara-negara
lain. Dalam arti luas, politik
luar negeri adalah pola perilaku yang digunakan oleh suatu Negara dalam
hubungannya dengan negara-negara lain. Politik luar negeri berhubungan dengan
proses pembuatan keputusan untuk mengikuti pilihan jalan tertentu. Menurut buku
Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri Republik Indonesia
(1984-1988), politik luar negeri
diartikan sebagai “suatu kebijaksanaan yang diambil oleh pemerintah
dalam rangka hubungannya dengan dunia internasional dalam usaha untuk mencapai
tujuan nasional”. Melalui politik luar negeri, pemerintah memproyeksikan
kepentingan nasionalnya ke dalam masyarakat antar bangsa. Dari uraian di muka
sesungguhnya dapat diketahui bahwa tujuan politik luar negeri adalah untuk
mewujudkan kepentingan nasional. Tujuan tersebut memuat gambaran mengenai
keadaan negara dimasa mendatang serta kondisi masa depan yang diinginkan.
Pelaksanaan politik luar negeri diawali oleh penetapan kebijaksanaan dan
keputusan dengan mempertimbangkan hal-hal yang didasarkan pada faktor-faktor
nasional sebagai faktor internal serta faktor-faktor internasional sebagai
faktor eksternal.
Showing posts with label Sistem Politik Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Sistem Politik Indonesia. Show all posts
Thursday, 8 March 2012
LEMBAGA LEGISLATIF
Legislatif dikenal dengan beberapa
nama, yaitu parlemen, kongres, dan asembli nasional.
Legislatif atau legislature yang dapat
diterjemahkan sebagai pembuat undang-undang atau dengan istilah lain biasa
disebut dengan parliament (parlemen)
oleh Eropa, merupakan pembicaraan masalah kenegaraan yang menekankan unsur
bicara dan merundingkan, dan legislature
(legislatif) oleh Amerika, yang menjelaskan sebagai badan pembuat
undang-undang. Perbedaan kedua arti ini hanya terletak pada fungsi politik
masing-masing.
Lembaga legislatif ini disimbolkan sebagai
wakil dari rakyat yang berdaulat, yang secara teori rakyatlah yang berdaulat
dan memiliki suatu kehendak. Sehingga keputusan-keputusan dari lembaga ini
merupakan suara yang authentic, dan oleh karena itu keputusannya baik bersifat
kebijakan maupun undang-undang mengikat seluruh rakyat. Jadi apapun nama dan sebutan yang
diberikan, keberadaan lembaga perwakilan rakyat merupakan hal yang sangat
esensial sebagai lembaga yang mewakili kepentingan masyarakat banyak. Lewat
lembaga perwakilan rakyat inilah aspirasi masyarakat ditampung dan dituangkan dalam
berbagai kebijakan umum.
RELASI AGAMA DENGAN POLITIK
A. Pengertian Politik
Kata
politik berasal dari bahasa latin politicus yang berarti relating to citizen
(hubungan warga negara), keduanya berasal dari kata polis yang berarti kota. Dalam bahasa arab, politik
biasa diterjemahkan dengan kata siyasah, kata ini diambil kata sasa-yasuusu
yang diartikan mengemudi, mengendalikan dan mengatur. Jadi kata politik
diartikan mengurus, mengatur kepentingan seseorang.
Sekurang-kurangnya
ada lima kerangka konseptual yang dapat digunakan dalam memahami politik.
Pertama, politik dipahami sebagai usaha warga negara dalam membicarakan dan
mewujudkan kebaikan bersama. Kedua, politik sebagai segala hal yang berkaitan
dengan penyelenggaraan negara dan pemerintah. Ketiga, politik sebagai segala
kegiatan yang diarahkan untuk mencari dan mempertahankan kekuasaan dalam
masyarakat. Keempat, politik sebagai kegiatan yang berkaitan dengan perumusan
dan pelaksanaan kebijakan umum. Kelima, politik sebagai konflik dalam rangka
mencari atau mempertahankan sumber-sumber yang dianggap.
RELASI BISNIS DENGAN POLITIK
A. Bisnis dan Politik Pasca Orde Baru
Orde Baru
mewarisi kondisi ekonomi yang buruk dari Orde Lama, hal ini dapat dilihat pada
sejumlah data sebagai berikut cadangan devisa menciut sampai nol(pada 1965),
inflasi meningkat sampai 650%(pada 1966); daerah pedesaan Jawa tergolong sangat
miskin, menyebabkan Nathan Keyfitz menggambarkannya sebagai “sesak napas karena
kekurangan tanah”. Fokus di awal pemerintahan ialah menyelamatkan perekonomian
nasional. Masa Orde Baru untuk kemudian menyusun blue print
pembangunan melalui pembangunan lima tahun dan Pembangunan jangka panjang (25
tahun). Kalangan teknokrat yang dipimpin Widjojo Nitisastro memberikan landasan
ilmiah dan merancang bangun perekonomian nasional.
Orde Baru
menggunakan konsep stabilisasi politik dan pembangunan ekonomi. Konsep tersebut
berimbas langsung pada bisnis dan politik. Pembangunan ekonomi yang
dikembangkan mengandalkan pada pertumbuhan ekonomi, sedangkan stabilisasi
politik berupa penguatan Negara dari segala bentuk oposisi. Pertumbuhan ekonomi
yang terjadi pada Orde Baru menurut Perkins tak bisa dilepaskan dari bias
delusi yang dilakukan pihak barat untuk menopang keuntungan sejumlah korporat. Pertumbuhan
ekonomi yang mengandalkan pada konglomerasi secara kritis dimaknai sebagai ersatz
kapitalisme oleh Yoshihara Kunio. Yoshihara Kunio menuturkan pola hubungan
bisnis dan politik di Indonesia ialah ersatz capitalism. Secara asal
kata ersatz (bahasa Jerman) berarti subtitusi atau pengganti, kata ini
digunakan dalan bahasa Inggris berarti pengganti yang lebih inferior.
Subscribe to:
Posts (Atom)